Dikabarkan Ada 280 Jemaah Umrah Tertahan di Pesawat Karena Sebagian Di Antara Mereka Positif Terinfeksi Virus Corona Hoaks atau Fakta?

Berita

Ada sebuah video beredar di media sosial menggambarkan keadaan di dalam sebuah pesawat yang berisi penumpang dan petugas dengan alat proteksi kesehatan lengkap. 

Video ini diklaim sebagai kondisi jemaah umrah asal Palembang dan Makassar yang terjebak di dalam pesawat. Dalam narasi disebut ada 280 jemaah tertahan di dalam pesawat karena 18 orang di antara mereka positif tertular virus corona. 

Kemudian, unggahan itu juga menyebut pesawat yang ada di dalam video tidak diijinkan masuk ke Arab Saudi dan harus dipulangkan ke Indonesia. 

Penjelasan

Kabar tersebut adalah keliru 

Pemerintah Indonesia membantah kabar dari unggahan tersebut. Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Arab Saudi, Eko Hartono menyebut kabar tersebut tidak benar. Ia mengatakan tidak ada jemaah umrah yang tertahan karena dianggap terinfeksi virus corona dan kemudian dipulangkan. 

Pihak mereka sudah memantau keadaan jemaah umrah asal Indonesia yang berada di Arab Saudi. Eko menyebut para jemaah lancar menjalankan ibadah umrah. 

Plt Jubir Kemenlu Teuku Faizasyah juga menyebut bahwa kabar itu tersebut adalah hoaks. Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan dr Achmad Yurianto dan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Arfi Hatim juga menyebut kabar dalam unggahan itu adalah berita bohong. 

Kesimpulan

Unggahan yang berisi video menggambarkan keadaan jemaah umrah yang terjebak di dalam pesawat karena virus corona adalah berita bohong. Informasi ini sudah dikonfirmasi oleh beberapa pihak terkait, seperti KJRI di Jeddah Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Agama, hingga Kementerian Kesehatan. 

Selain itu, kabar ini juga telah dikonfirmasi oleh sejumlah media, seperti Kompas, Turn Back Hoax, Merdeka, Detik, dan Liputan6. 

Sumber